Tentang IZI

Ikatan Zeolit Indonesia (IZI) adalah himpunan profesi yang mewadahi para peneliti, pengguna, dan  pemerhati zeolit di Indonesia. Maksud pendirian IZI adalah untuk meningkatkan derap pembangunan bangsa dan negara Republik Indonesia demi tercapainya masyarakat madani yang berkeadilan dan berkemakmuran. Tujuan IZI adalah (1) Memajukan dan mengembangkan bidang keilmuan zeolit, (2) Meningkatkan, mengembangkan dan memajukan pengetahuan anggota dan masyarakat dalam bidang keilmuan zeolit, dan (3) meningkatkan pemanfaatan zeolit bagi kepentingan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut, IZI berupaya (1) meningkatkan kualitas produksi zeolit Indonesia, (2) mendorong penelitian dan pemanfaatan zeolit, (3) membina dan memelihara hubungan kerja dengan lembaga, dan organisasi lain yang bertujuan selaras, baik itu pemerintah maupun swasta, (4) membuat publikasi dalam media massa guna menyebar luaskan informasi perihal zeolit, (5) mengadakan seminar dan aktivitas lainnya dalam rangka menambah pengetahuan tentang tentang zeolit, dan (6) melaksanakan kegiatan lain yang bermanfaat dan tidak bertentangan dengan azas dan sifat IZI.

 

IZI dibentuk pada tanggal 14 September 1999 di Jakarta yang diawali dengan Seminar Sehari para pendiri IZI. Akte pendirian IZI telah mendapat legalitas dari Notaris pada tahun 2003. Organisasi IZI terdiri atas Pengurus Pusat yang berkedudukan di Jakarta dan Pengurus Cabang. Saat ini ada IZI mempunyai 7 cabang yaitu (1) Cabang Jawa Barat (di Bandung), (2) Cabang Jabodetabek (di Bogor), (3) Cabang Jawa Tengan dan DIY (di Yogyakarta), (4) Cabang Jawa Timur (di Surabaya), (5) Cabang Lampung (Bandar Lampung), (6) Cabang Sumatera Barat (Padang), (7) Cabang Sumatra Utara (Medan).

 

Anggota IZI terdiri para peneliti di lembaga-lembaga penelitian, para peneliti di perguruan tinggi, dan para pemerhati zeolit baik praktisi di lapangan dan para pengusaha zeolit. Saat ini jumlah anggota IZI sekitar 300 orang yang menekuni berbagai bidang kajian baik ilmu dasar maupun terapan. Berdasarkan lingkup kegiatan, para peneliti melakukan kegiatan bidang eksplorasi, penambangan, proses pengolahan/pemisahan/pemurnian, proses modifikasi, modeling struktur, sintesa, analisa dan karakterisasi bahan, serta aplikasinya. Zeolit  merupakan bahan multi fungsi yang telah diterapkan dalam berbagai bidang, diantaranya sebagai bahan pembenah tanah, campuran pupuk, campuran pakan ternak, perminyakan (pemboran dan proses hidrocracking serta katalisa), penjernihan air, pengolahan limbah, industri nuklir, industri cat dan lain-lain.

Kegiatan seminar nasional zeolit dirancang diselenggarakan setiap tahun sebagai ajang tukar informasi para peneliti zeolit. Dalam prakteknya seminar nasional dilaksanakan dalam selang waktu 2 atau 3 tahun. Seminar Nasional I dilakukan di Yogyakarta pada tahun 2000 dan kemudian dilanjutkan Seminar Nasional II pada tahun 2001 di Bandung, Seminar Nasional III di Bogor tahun 2003, Seminar Nasional IV di Bandung tahun 2004, Seminar Nasional V di Bandar Lampung tahun 2006, dan Seminar Nasional VI di Bandung tahun 2009. Hasil-hasil seminar tersebut didokumentasikan dalam bentuk prosiding dan sebagian artikelnya dimasukkan dalam Jurnal Zeolit Indonesia.

 

Jurnal Zeolit Indonesia (JZI) mulai diterbitkan tahun 2002 yang memuat artikel-artikel terpilih dari hasil seminar sehari tahun 1999. Penerbitan berikutnya JZI menerima paper-paper hasil penelitian para anggota IZI baik yang telah diseminarkan dalam Seminar Nasional IZI maupun naskah lainnya. JZI merupakan media komunikasi yang terbit dua kali setahun sangat efektif untuk bertukar ilmu dan pengetahuan antar peneliti dan antara peneliti dengan masyarakat umum. JZI memuat berbagai topik penelitian di berbagai bidang seperti yang telah dibahas pada lingkup seminar nasional IZI. Selain memuat artikel tentang bahan zeolit, JZI juga menampung artikel tentang zeotipe dan sejenisnya termasuk bahan mikropori dan nanopori serta bahan anorganik lain yang dapat diklasifikasikan fungsinya sebagai zeolit.

Dalam aktiviatsnya  Ikatan Zeolit Indonesia menjalin hubungan dengan himpunan profesi lain di Indonesia seperti Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI), Himpunan Ilmu Tanah Indonesia (HITI), Perhimpunan Agronomi Indonesia (PERAGI), Himpunan Kimia Indonesia (HKI) dan lain-lain. Disamping itu, IZI juga menjalin hubungan dengan himpunan profesi zeolit internasional yaitu International Zeolite Association (IZA). Keikutsertaan IZI dalam kegiatan seminar zeolit tingkat internasinal diharapkan dapat memperkenalkan zeolit Indonesia di dunia internasional.

Dalam rangka memasyarakatkan zeolit agar dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan bangsa, IZI senantiasa bekerjasama dengan berbagai pihak seperti produsen, pedagang, dan pemakai zeolit. Agar zeolit dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat luas, maka IZI mengembangkan kriteria kualitas zeolit, metode analisi zeolit, tatacara aplikasin zeolit di berbagai bidang, dll. Dalam mengembangkan kriteria, metode, dan cara aplikasi zeolit, IZI bekerjasama dengan seluruh pemangku kepentingan termasuk para pengusaha dan pengguna zeolit serta pemerintah.